Irvanzzzzsss- Uni Soviet menjadi negara yang paling banyak melahirkan orang terkuat di dunia. Yakni, atlet angkat besi dengan prestasi beban terbesar serta medali emas terbanyak. Berikut ini daftar 10 atlet dengan julukan manusia terkuat di dunia, sepanjang pergelaran Olimpiade.
1.Vasily Alexeev, Uni Soviet
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Munich, Jerman (1972) dan Olimpiade Montreal, Kanada (1976).
Beban terbesar: 640 kilogram untuk tiga angkatan.
Vasily Alexeev yang lahir pada 1942 merupakan atlet angkat besi Olimpiade paling sukses hingga hari ini. Dia menjadi atlet pertama yang mampu menahan beban 600 kilogram pada tiga angkatan dan 400 kilogram untuk dua angkatan. Lifter asal Rusia dengan berat 160 kilogram ini tercatat 80 kali memecahkan rekor dunia. Karirnya berakhir dengan cedera lutut.
2. Gerd Bonk, Jerman
Prestasi: Medali perunggu pada Olimpiade Munich, Jerman (1972) dan medali perak di Olimpiade Montreal, Kanada (1976).
Beban terbesar: 572,5 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Gerd Bonk yang lahir pada tahun 1951 memang tidak pernah memenangkan medali emas, baik di Olimpiade maupun kejuaraan dunia. Namun lifter asal Jerman ini menerima beberapa penghargaan sebagai salah satu atlet ternama di kelas berat era 1970-an. Dia dianggap sebagai atlet yang mampu menantang Vasili Alexeev dari Uni Soviet, walaupun tetap kalah.
3. Leonid Zhabotinsky, Uni Soviet
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Tokyo, Jepang (1964) dan Olimpiade Meksiko (1968).
Beban terbesar: 572,5 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Atlet kelahiran Ukraina pada 1938 ini tercatat sebagai orang terkuat di dunia pada kurun waktu 1960-an, setelah memenangkan dua medali emas pada dua Olimpiade Musim Panas. Pada Olimpiade Tokyo, 1964, dia mengalami pertarungan sengit dengan rekan satu negaranya, Yuri Vlasov. Rekor dunia sudah dipecahkan sebanyak 19 kali.
4. Yuri Vlasov, Uni Soviet
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Roma, Italia (1960) dan medali perak di Olimpiade Tokyo, Jepang (1964).
Beban terbesar: 570 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Atlet kelahiran 1953 ini tercatat sebagai orang terkuat di dunia pada periode pertengahan 1950-an hingga pertengahan 1960-an. Vlasov merupakan atlet angkat besi pertama Uni Soviet yang mendapatkan medali emas Olimpiade, saat diselenggarakan di Roma, Italia. Pada Olimpiade berikutnya, pemecah rekor dunia 31 kali ini, harus menyerahkan estafet ke rekan senegaranya.
5. Norbert Schemansky, Amerika Serikat
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Helsinki, Finlandia (1952) dan medali perak pada tiga Olimpiade: London, Inggris (1848); Roma, Italia (1960); Tokyo, Jepang (1964).
Beban terbesar: 537 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Norbert Schemansky yang dilahirkan pada 1924 merupakan atlet angkat besi terbesar Amerika dalam Olimpiade. Schemansky memutuskan untuk pensiun ketika mengalami cedera pada 1972, setelah 26 tahun ikut angkat besi di berbagai kejuaraan, dengan 13 kali memecahkan rekor dunia.
6. Paul Anderson, Amerika Serikat
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade 1956 di Melbourne-Stockholm.
Beban terbesar: 500 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Atlet kelahiran 1932 ini mendominasi untuk angkatan super berat pada Olimpiade. Tapi untuk jenis angkatan snatch (angkatan dua tahap) dan cleand-and-jerk (sekali angkat), dia lemah dari sisi teknik. Setelah pensiun, dia mendirikan Paul Anderson Youth Home untuk anak-anak terlantar dan yatim piatu di kampung halamannya, Georgia, Amerika Serikat. Dia juga menulis tiga buku, artikel di koran dan majalah, serta buka kursus angkat berat.
7. Alexander Kurlovich, Uni Soviet
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Seoul, Korea Selatan (1988) untuk kelas super berat dan Olimpiade Barcelona, Spanyol (1992).
Beban terbesar: 462 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Atlet kelahiran 1961 ini menyandang status sebagai orang terkuat di dunia pada pertengahan 1980-an hingga awal 1990-an. Dia menjadi atlet muda yang menjanjikan, setelah seniornya, Vasily Alexeev, pensiun. Terutama kemampuannya pada kelas snatch dan clean-and-jerk yang mampu menampilkan teknik sempurna. Dia tercatat 12 kali memecahkan rekor dunia.
8. John Davis, Amerika Serikat
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade London, Inggris (1948) dan Olimpiade Helsinki, Finlandia, (2000).
Beban terbesar: 460 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Atlet kelahiran 1921 ini sudah 16 kali memacahkan rekor dunia. Davis meraih gelar internasionalnya sebagai juara dunia ketika usianya masih 17 tahun, yaitu pada 1938. Sejak itu hingga 1953, dia tak terkalahkan, baik pada kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Atlet yang juga penyanyi opera ini mengakhiri hayatnya akibat kanker pada 13 Juli 1984.
9. Andry Chemerkin, Rusia
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Atlanta, Amerika Serikat (1994) dan medali perunggu di Olimpiade Sydney, Australia, (2000).
Beban terbesar: 457,5 kilogram untuk tiga kali angkatan.
Pria kelahiran 1972 ini ditetapkan sebagai pria terkuat di dunia pada era 1990-an. Pada usianya yang masih muda, yaitu 19 tahun, dia sudah berhasil meraih gelar dunia untuk kategori junior (1991-1992) dan kategori senior digenggamnya pada 1995, 1997-1999. Olimpiade Atlanta menjadi karir puncaknya ketika Chemerkin meraih medali emas di kelas berat.
10. Yuri Zakharevich, Uni Soviet
Prestasi: Medali emas pada Olimpiade Seoul, Korea Selatan (1988) untuk kelas berat.
Beban terbesar: 455 kilogram untuk dua kali angkatan.
Sebenarnya pria kelahiran 1963 ini merupakan atlet yang menjanjikan untuk Uni Soviet. Sayangnya, pada usia relatif muda, yaitu 20 tahun (1983), peraih medali emas pada Olimpiade Seoul ini harus mengalami cedera. Tulang sikunya lepas saat mengikuti kejuaraan dunia. Dokter kemudian menggantinya dengan tulang sintetis.
Sumber : http://id.olahraga.yahoo.com
informasi, kesehatan, komputer, pengetahuan, sport, otomotif, kuliner, pendidikan, trik, dll
Tampilkan postingan dengan label TOP 10 Sport 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TOP 10 Sport 2012. Tampilkan semua postingan
10 Atlet Terkuat di Olimpiade
Label:
TOP 10 Sport 2012
Lokasi: indonesia
Bogor, Indonesia
10 Pemain Bintang yang Gagal di Klub Barunya
Kaka yang dibeli Real Madrid dengan harga sangat mahal dari AC Milan, kini bernasib tak menentu. Di Los Blancos bintangnya redup, bahkan tidak masuk dalam rencana masa depan Jose Mourinho.
Padahal bintang asal Brasil itu harus mengambil keputusan berat ketika meninggalkan AC Milan pada 2009 lalu. Namun dalam kisah sepak bola, dia bukan satu-satunya bintang yang gagal bersinar di klub baru. Inilah 10 di antaranya:
1. Kaka
Penyerang bernama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite ini begitu bersinar saat bermain di klub AC Milan. Bersama klub Italia itu, Kaka berhasil menyabet penghargaan Ballon d'Or dan FIFA World Player of the Year pada 2007. Madrid pun memboyongnya dengan harga 65 juta euro untuk enam tahun kontrak. Sayangnya setelah sempat cedera pada 2010, karirnya langsung redup.
2. Klaas-Jan Huntelaar
Bintang asal Belanda ini bersinar saat bermain bersama Ajax Amsterdam, yang merekrutnya pada 2006. Dari total 47 pertandingan bersama Ajax, Huntelaar mampu melesakkan 44 gol. Namun kapten Ajax itu gagal bersinar di Real Madrid (2008-2009) dan AC Milan (2009-2010). Kini, Huntelaar bergabung dengan Shalke 04, klub asal Jerman.
3. Juan Sebastian Veron
Manchester United berharap besar terhadap playmaker asal Argentina ini saat direkrut dari Lazio, klub asal Italia, dengan harga 28,1 juta poundsterling pada 2001. Tapi sungguh tragis, bintang pemain berkepala plontos ini langsung redup dan dijual ke Chelsea, dua tahun kemudian. Baru setahun di klub biru-biru, Veron dipinjamkan ke Inter Milan, kemudian ke Estudiantes.
4. Robinho
Robson de Souza, nama lengkap Robinho, menjadi bintang saat masih bergabung dengan Real Madrid, klub yang membelinya dari Santos, Brasil pada 2005. Sepanjang berlaga untuk Los Blancos, dia menjadi pencetak gol terbanyak untuk klub tersebut. Manchester City pun harus bayar 32,5 juta poundsterling untuk membawanya ke Inggris. Namun karirnya meredup, sampai akhirnya dijual rugi ke AC Milan dengan harga 15 juta poundsterling.
5. Diego Forlan
Pemain asal Uruguay ini mampu mencetak 37 gol saat bergabung dengan Independiente (1997-2001). Namun saat dibeli Manchester United, karirnya malah tidak bersinar. Tiga tahun (2001-2004) bergabung dengan Setan Merah, dia hanya mampu melesakkan 10 gol, setelah ditransfer seharga 6,9 juta poundsterling. Sir Alex Ferguson pun menjualnya ke Villarreal dengan harga murah, yaitu 2 juta poundsterling pada 2004. Ironisnya, kecemerlangannya muncul lagi, sampai Atletico Madrid bersedia membayar 21 juta euro untuk memboyongnya pada 2007.
6. Claudio Pizarro
Kemampuan mencetak gol dan kehebatan sundulan pemain asal Peru yang berlaga untuk Bayern Muenchen (2001-2007) ini harus mengakhiri kontraknya tanpa harga. Pizarro bertikai lantaran minta kenaikan gaji, namun ditolak oleh manajemen Muenchen. Akhirnya Chlesea menampung, tapi karirnya langsung redup. Sepanjang 2007-2009, dia hanya turun 21 kali dengan 2 gol.
7. Kleberson
Kleberson merupakan pemain tengah cemerlang saat bersama Atlético Paranaense di usianya yang 20 tahun. Tak aneh jika Luiz Felipe Scolari, pelatih Brasil, mengajaknya bergabung ke tim nasional untuk Piala Dunia 2002. Sepanjang kompetisi, penampilannya mengesankan Sir Alex Ferguson yang kemudian merekrutnya dengan harga 6,5 juta poundsterling untuk Manchester United. Dua musim di liga Inggris, 2003-2005, Kleberson hanya 20 kali dimainkan sebelum akhirnya dijual ke Besiktas, klub asal Turki dengan harga 2,95 juta euro.
8. Alfonso Pérez
Pemain kelahiran Getafe, Spanyol ini mengawali karir profesionanya di Real Madrid, yang kemudian direkrut oleh Real Betis. Sepanjang karirnya di klub tersebut, 1995-2000, dia mampu menciptakan 57 gol dari 152 pertandingan. Karirnya justru meredup saat di Barcelona, 2000-2002, yang hanya 20 kali menurunkannya dan melesakkan dua gol.
9. Andriy Shevchenko
Penyerang kelahiran Ukraina ini merupakan bintang kesayangan fans AC Milan. Sepanjang bermain untuk klub tersebut, penyerang yang dibeli dari Dynamo Kiev seharga 25 juta euro itu mampu menciptakan 127 gol dari 208 penampilannya. Permainan cemerlangnya membuat Chelsea berani membayar 75,2 juta euro pada 2005 untuk merekrutnya. Tapi pelan-pelan karirnya meredup. Selama tiga musim bergabung, Sheva hanya bermain 46 kali, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Milan dan dijual ke klub asalnya, Dynamo Kiev.
10. Mauro Boselli
Pemain asal Argentina ini direkrut oleh Wigan Athletic pada 2010 dari Estudiantes dengan harga 6,5 juta poundsterling. Sayangnya, Liga Inggris seperti menjadi kuburan bagi Boselli yang disebut sebagai pemain asing terburuk di Wigan oleh penggemar klub itu. Baru delapan kali diturunkan, gelandang tengah ini dipinjamkan ke Genoa (Italia), dan kini di usianya yang 27 tahun, bermain untuk klub lamanya Estudiantes dengan status pinjaman.
Padahal bintang asal Brasil itu harus mengambil keputusan berat ketika meninggalkan AC Milan pada 2009 lalu. Namun dalam kisah sepak bola, dia bukan satu-satunya bintang yang gagal bersinar di klub baru. Inilah 10 di antaranya:
1. Kaka
Penyerang bernama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite ini begitu bersinar saat bermain di klub AC Milan. Bersama klub Italia itu, Kaka berhasil menyabet penghargaan Ballon d'Or dan FIFA World Player of the Year pada 2007. Madrid pun memboyongnya dengan harga 65 juta euro untuk enam tahun kontrak. Sayangnya setelah sempat cedera pada 2010, karirnya langsung redup.
2. Klaas-Jan Huntelaar
Bintang asal Belanda ini bersinar saat bermain bersama Ajax Amsterdam, yang merekrutnya pada 2006. Dari total 47 pertandingan bersama Ajax, Huntelaar mampu melesakkan 44 gol. Namun kapten Ajax itu gagal bersinar di Real Madrid (2008-2009) dan AC Milan (2009-2010). Kini, Huntelaar bergabung dengan Shalke 04, klub asal Jerman.
3. Juan Sebastian Veron
Manchester United berharap besar terhadap playmaker asal Argentina ini saat direkrut dari Lazio, klub asal Italia, dengan harga 28,1 juta poundsterling pada 2001. Tapi sungguh tragis, bintang pemain berkepala plontos ini langsung redup dan dijual ke Chelsea, dua tahun kemudian. Baru setahun di klub biru-biru, Veron dipinjamkan ke Inter Milan, kemudian ke Estudiantes.
4. Robinho
Robson de Souza, nama lengkap Robinho, menjadi bintang saat masih bergabung dengan Real Madrid, klub yang membelinya dari Santos, Brasil pada 2005. Sepanjang berlaga untuk Los Blancos, dia menjadi pencetak gol terbanyak untuk klub tersebut. Manchester City pun harus bayar 32,5 juta poundsterling untuk membawanya ke Inggris. Namun karirnya meredup, sampai akhirnya dijual rugi ke AC Milan dengan harga 15 juta poundsterling.
5. Diego Forlan
Pemain asal Uruguay ini mampu mencetak 37 gol saat bergabung dengan Independiente (1997-2001). Namun saat dibeli Manchester United, karirnya malah tidak bersinar. Tiga tahun (2001-2004) bergabung dengan Setan Merah, dia hanya mampu melesakkan 10 gol, setelah ditransfer seharga 6,9 juta poundsterling. Sir Alex Ferguson pun menjualnya ke Villarreal dengan harga murah, yaitu 2 juta poundsterling pada 2004. Ironisnya, kecemerlangannya muncul lagi, sampai Atletico Madrid bersedia membayar 21 juta euro untuk memboyongnya pada 2007.
6. Claudio Pizarro
Kemampuan mencetak gol dan kehebatan sundulan pemain asal Peru yang berlaga untuk Bayern Muenchen (2001-2007) ini harus mengakhiri kontraknya tanpa harga. Pizarro bertikai lantaran minta kenaikan gaji, namun ditolak oleh manajemen Muenchen. Akhirnya Chlesea menampung, tapi karirnya langsung redup. Sepanjang 2007-2009, dia hanya turun 21 kali dengan 2 gol.
7. Kleberson
Kleberson merupakan pemain tengah cemerlang saat bersama Atlético Paranaense di usianya yang 20 tahun. Tak aneh jika Luiz Felipe Scolari, pelatih Brasil, mengajaknya bergabung ke tim nasional untuk Piala Dunia 2002. Sepanjang kompetisi, penampilannya mengesankan Sir Alex Ferguson yang kemudian merekrutnya dengan harga 6,5 juta poundsterling untuk Manchester United. Dua musim di liga Inggris, 2003-2005, Kleberson hanya 20 kali dimainkan sebelum akhirnya dijual ke Besiktas, klub asal Turki dengan harga 2,95 juta euro.
8. Alfonso Pérez
Pemain kelahiran Getafe, Spanyol ini mengawali karir profesionanya di Real Madrid, yang kemudian direkrut oleh Real Betis. Sepanjang karirnya di klub tersebut, 1995-2000, dia mampu menciptakan 57 gol dari 152 pertandingan. Karirnya justru meredup saat di Barcelona, 2000-2002, yang hanya 20 kali menurunkannya dan melesakkan dua gol.
9. Andriy Shevchenko
Penyerang kelahiran Ukraina ini merupakan bintang kesayangan fans AC Milan. Sepanjang bermain untuk klub tersebut, penyerang yang dibeli dari Dynamo Kiev seharga 25 juta euro itu mampu menciptakan 127 gol dari 208 penampilannya. Permainan cemerlangnya membuat Chelsea berani membayar 75,2 juta euro pada 2005 untuk merekrutnya. Tapi pelan-pelan karirnya meredup. Selama tiga musim bergabung, Sheva hanya bermain 46 kali, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Milan dan dijual ke klub asalnya, Dynamo Kiev.
10. Mauro Boselli
Pemain asal Argentina ini direkrut oleh Wigan Athletic pada 2010 dari Estudiantes dengan harga 6,5 juta poundsterling. Sayangnya, Liga Inggris seperti menjadi kuburan bagi Boselli yang disebut sebagai pemain asing terburuk di Wigan oleh penggemar klub itu. Baru delapan kali diturunkan, gelandang tengah ini dipinjamkan ke Genoa (Italia), dan kini di usianya yang 27 tahun, bermain untuk klub lamanya Estudiantes dengan status pinjaman.
Label:
TOP 10 Sport 2012
Lokasi: indonesia
Bekasi, Indonesia
10 Pesepak Bola dengan Tendangan Terkencang
Irvanzzzzsss- mau berbagi nih tentang 10 Pesepak Bola dengan Tendangan Terkencang. Tiga David tercatat sebagai pemain sepak bola dengan rekor tendangan paling keras. David Hirst adalah yang tercepat, disusul oleh David Beckham dan David Trezeguet. Inilah 10 pemain yang memiliki ‘tendangan petir’:
1. David Eric Hirst
Pemain kelahiran 7 Desember 1967 ini tercatat memiliki tendangan paling kencang. Saat bermain untuk Sheffield Wednesday pada 1996, Hirst mampu menghasilkan tendangan dengan kesepatan 183 km/jam. Tingkat kecepatannya hampir menyamai kecepatan maksimum kendaran roda empat.
2. David Beckham
Legenda klub Manchester United ini pernah melambungkan si kulit bundar dengan kecepatan 157 km/jam, saat klubnya berhadapan dengan Chelsea pada 22 Februari 1997. Itulah tendangan tercepat yang dimiliki oleh pemain yang saat ini berlaga di kompetisi Major League Soccer untuk klub Los Angeles Galaxy.
3. David Trezeguet
Striker tim nasional Prancis ini termasuk salah satu ujung tombak yang disegani. Trezegol, julukannya, juga terkenal dengan tendangan kerasnya. Rekor yang pernah dicatat adalah saat bermain untuk Monaco yang berhadapan dengan Manchester United pada 19 Maret 1998. Ketika itu, kecepatan tendangannya mencapai 155 km/jam.
4. Richie Humphreys

Catatan sejarah yang dimiliki oleh pemain Sheffield Wednesday ini adalah saat timnya bertanding melawan Aston Villa pada 17 Agustus 1996. Para pertandingan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia itu, Humphreys melesakkan satu gol dengan kecepatan bola 154 km/jam.
5. Matthew Le Tissier
Pensiunan pemain Southampton tersebut mencatatkan sejarah tendangan terkerasnya, satu tahun setelah rekor Richie Humphreys. Ketika itu, 18 Januari 1997, klubnya berhadapan dengan Newcastle pada Liga Primer Inggris. Tendangan voli Le Tissier mempu menerobos gawang lawan dengan kecepatan bola 140 km/jam.
6. Alan Shearer
Mantan kapten Inggris ini dikenal sebagai legenda hidup Newcastle United. Dia memiliki tendangan bebas yang keras dan cenderung lurus ke arah gawang lawan. Apalagi ketika mengeksekusi tendangan penalti. Rekor tendangan terkerasnya adalah saat klubnya melawan Everton pada 1 Desember 2002. Kecepatan bola yang ditendangnya mencapai 138 km/jam.
7. Roberto Carlos
Pemain kidal asal Brasil ini mampu menghasilkan tendangan 137 km/jam, saat membela Brasil melawan Prancis pada 3 Juni 1997. Pria yang sekarang bermain untuk Anzhi Makhachkala di liga Rusia itu memiliki keistimewaan lain. Akurasi dalam tendangan bebas yang melengkung dan keras, sehingga sulit diantisipasi penjaga gawang.
8. Hugo Almeida
Hugo Almeida mencatatkan rekor tendangan tercepatnya pada 1 November 2005, saat klub yang dia bela, Porto berhadapan dengan Inter Milan. Dari jarak 32 meter, pemain berkebangsaan Portugal itu mengirimkan bola berkecepatan 136 km/jam ke penjaga gawang lawannya, yang kemudian tidak dapat diantisipasi.
9. Tugay Kerimoğlu
Dia disebut sebagai legenda pesepak bola Turki. Rekornya dicatat saat pemain yang pensiun pada 2003 ini membela Blackburn Rovers berhadapan dengan Southampton pada 3 November 2001. Saat itu, pemain kelahiran 1970 ini mampu membuat bola yang ditendangnya melaju dengan kecepatan 135 km/jam.
10. Obafemi Martins
Tendangan keras Martins tercatat saat menjebol gawang Tottenham Spurs pada pertandingan 14 Januari 2007. Saat itu, pemain asal Nigeria tersebut membela Newcastle United, yang akhirnya menang dengan skor 3-2. Pemain yang sekarang berkarir di Rubin Kazan, klub asal Rusia, sedang ditawar oleh West Brom, klub Inggris dengan status pemain pinjaman.
1. David Eric Hirst
Pemain kelahiran 7 Desember 1967 ini tercatat memiliki tendangan paling kencang. Saat bermain untuk Sheffield Wednesday pada 1996, Hirst mampu menghasilkan tendangan dengan kesepatan 183 km/jam. Tingkat kecepatannya hampir menyamai kecepatan maksimum kendaran roda empat.
2. David Beckham
Legenda klub Manchester United ini pernah melambungkan si kulit bundar dengan kecepatan 157 km/jam, saat klubnya berhadapan dengan Chelsea pada 22 Februari 1997. Itulah tendangan tercepat yang dimiliki oleh pemain yang saat ini berlaga di kompetisi Major League Soccer untuk klub Los Angeles Galaxy.
3. David Trezeguet
Striker tim nasional Prancis ini termasuk salah satu ujung tombak yang disegani. Trezegol, julukannya, juga terkenal dengan tendangan kerasnya. Rekor yang pernah dicatat adalah saat bermain untuk Monaco yang berhadapan dengan Manchester United pada 19 Maret 1998. Ketika itu, kecepatan tendangannya mencapai 155 km/jam.
4. Richie Humphreys

Catatan sejarah yang dimiliki oleh pemain Sheffield Wednesday ini adalah saat timnya bertanding melawan Aston Villa pada 17 Agustus 1996. Para pertandingan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia itu, Humphreys melesakkan satu gol dengan kecepatan bola 154 km/jam.
5. Matthew Le Tissier
Pensiunan pemain Southampton tersebut mencatatkan sejarah tendangan terkerasnya, satu tahun setelah rekor Richie Humphreys. Ketika itu, 18 Januari 1997, klubnya berhadapan dengan Newcastle pada Liga Primer Inggris. Tendangan voli Le Tissier mempu menerobos gawang lawan dengan kecepatan bola 140 km/jam.
6. Alan Shearer
Mantan kapten Inggris ini dikenal sebagai legenda hidup Newcastle United. Dia memiliki tendangan bebas yang keras dan cenderung lurus ke arah gawang lawan. Apalagi ketika mengeksekusi tendangan penalti. Rekor tendangan terkerasnya adalah saat klubnya melawan Everton pada 1 Desember 2002. Kecepatan bola yang ditendangnya mencapai 138 km/jam.
7. Roberto Carlos
Pemain kidal asal Brasil ini mampu menghasilkan tendangan 137 km/jam, saat membela Brasil melawan Prancis pada 3 Juni 1997. Pria yang sekarang bermain untuk Anzhi Makhachkala di liga Rusia itu memiliki keistimewaan lain. Akurasi dalam tendangan bebas yang melengkung dan keras, sehingga sulit diantisipasi penjaga gawang.8. Hugo Almeida
Hugo Almeida mencatatkan rekor tendangan tercepatnya pada 1 November 2005, saat klub yang dia bela, Porto berhadapan dengan Inter Milan. Dari jarak 32 meter, pemain berkebangsaan Portugal itu mengirimkan bola berkecepatan 136 km/jam ke penjaga gawang lawannya, yang kemudian tidak dapat diantisipasi.9. Tugay Kerimoğlu
Dia disebut sebagai legenda pesepak bola Turki. Rekornya dicatat saat pemain yang pensiun pada 2003 ini membela Blackburn Rovers berhadapan dengan Southampton pada 3 November 2001. Saat itu, pemain kelahiran 1970 ini mampu membuat bola yang ditendangnya melaju dengan kecepatan 135 km/jam.
10. Obafemi Martins
Tendangan keras Martins tercatat saat menjebol gawang Tottenham Spurs pada pertandingan 14 Januari 2007. Saat itu, pemain asal Nigeria tersebut membela Newcastle United, yang akhirnya menang dengan skor 3-2. Pemain yang sekarang berkarir di Rubin Kazan, klub asal Rusia, sedang ditawar oleh West Brom, klub Inggris dengan status pemain pinjaman.
Label:
TOP 10 Sport 2012
Lokasi: indonesia
Bogor, Indonesia
10 Stadion Bola Terbesar di Dunia
Irvanzzzzsss- Daftar stadion terbesar ini tidak menyertakan stadion multiguna seperti yang dimiliki Korea Utara. Kendati berkapasitas 150 ribu penonton, Stadion Rungrado May Day itu juga menggelar banyak hal, dari acara publik hingga senam. Mungkin mirip Gelora Bung Karno. Dari sepak bola hingga kampanye partai politik. Sehingga tidak termasuk dalam daftar 10 stadion khusus sepak bola terbesar di dunia.
1. Estadio Azteca, Mexico City, Meksiko
Pertama dibuka: 1966
Stadion ini sudah dua kali menjamu putaran final pertandingan Piala Dunia. Saat ini, stadion tersebut menjadi markas resmi tim nasional Meksiko dan Klub America.
2. Azadi Stadium, Teheran, Iran
Kapasitas: 100 ribu penonton
Pertama dibuka: 1971
Stadion tersebut merupakan tempat pertandingan sepak bola terbesar di Timur Tengah. Dua klub lokal: Esteghlal FC dan Persepolis, serta tim nasional bermarkas di sini.
3. Camp Nou, Barcelona, Spanyol
Kapasitas: 99 ribu penonton
Pertama dibuka: 1957
Wajar jika ada klub yang tandang ke Camp Nou merasa terintimidasi, mengingat besarnya kapasitas pendukung Barcelona yang bakal hadir. Maklum, ini merupakan stadion milik klub terbesar sedunia.
4. Maracana, Rio de Janeiro, Brasil
Kapasitas: 95 ribu penonton
Pertama dibuka: 1950
Stadion dengan nama resmi Estádio Jornalista Mário Filho ini pernah menampung penonton lebih dari kapasitas, yaitu 210 ribu penonton saat pertandingan Brasil lawan Uruguay pada Piala Dunia 1950. Stadion ini milik Pemda Rio de Janeiro.
5. Wembley, London, Inggris
Kapasitas: 90 ribu penonton
Pertama dibuka: 2007
Stadion milik Federasi Sepak Bola Inggris ini berdiri di atas lahan Empire Stadium yang dibangun pada 1923. Setelah dirobohkan pada 2003, stadion yang terkenal dengan menara kembarnya itu, berubah menjadi Wembley.
6. Westfalenstadion, Dortmund, Jerman
Kapasitas: 80.500 penonton
Pertama dibuka: 1974
Di Jerman, stadion milik klub domestik Borussia Dortmund ini merupakan yang berbesar. Stadion yang kerap disebut sebagai "Kuil Dinding Kuning" tersebut pernah digunakan dalam pertandingan Piala Dunia maupun Piala Eropa.
7. Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol
Kapasitas: 80.400 penonton
Pertama dibuka: 1947
Stadion ini milik Real Madrid, musuh abadi Barcelona. Semua tempat duduk di stadion itu terlapisi penutup. Menurut rencana, manajemen Madrid ingin menambah penutup di atas stadion yang bisa buka-tutup.
8. Estadio Monumental, Lima, Peru

Kapasitas: 80 ribu penonton
Pertama dibuka: 2000
Stadion milik klub lokal Universitario de Deportes ini menggantikan stadion lama Stadion Teodoro Lolo Fernandez, seperti halnya Wembley menggantikan Empire di Inggris. Hajatan internasional untuk tim nasional Peru diselenggarakan di sini.
9. Giuseppe Meazza/San Siro, Milan, Italia
Kapasitas: 80 ribu penonton
Pertama dibuka: 1926
Stadion milik Pemerintah Kota Milan ini merupakan markas dua klub papan atas Italia, Inter Milan dan AC Milan. Bagian timur stadion yang pernah menampung 125.000 penonton tersebut akan dikembangkan guna menambah kapasitas.
10. The Borg El Arab, Kairo, Mesir
Kapasitas: 80 ribu penonton
Pertama dibuka: 2007
Ini merupakan stadion khusus sepak bola terbesar di kawasan Afrika. Markas tim nasional Mesir tersebut - juga digunakan untuk final liga domestik - dibangun terkait dengan tawaran Mesir sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.
Label:
TOP 10 Sport 2012
Lokasi: indonesia
Bogor, Indonesia
10 Pesepak Bola Muda Termahal
Manajer Chelsea, Roberto Di Matteo menaruh harapan besar terhadap Eden Hazard, pemain 21 tahun yang baru dibeli dari Lille, klub asal Prancis.
Pernyataan itu disampaikan saat Hazard yang dibeli dengan harga 41 juta euro bermain gemilang dengan mencetak satu gol saat The Blues mengalahkan Seattle Sounders, Juli 2012 lalu. Tur ke Amerika itu merupakan pertandingan perdana Hazard dengan seragam biru-biru.
Hazard merupakan satu dari beberapa pemain muda berusia 22 tahun ke bawah yang ditransfer dengan harga selangit.
Berikut ini adalah 10 pemain muda termahal dalam sejarah transfer pemain sepak bola profesional:
1. Lucas Moura, 20 tahun
Kebangsaan: Brasil
Transfer dari Sao Paolo, Brasil ke Paris Saint-Germain, Prancis (2012)
Nilai transfer: 45 juta euro
2. Eden Hazard, 21 tahun
Kebangsaan: Belgia
Transfer dari Lille, Prancis ke Chelsea, Inggris (2012)
Nilai transfer: 32 juta pounsterling atau 41 juta euro
3. Oscar dos Santos Emboaba Junior, 21 tahun
Kebangsaan: Brasil
Transfer dari Internacional, Brasil ke Chelsea, Inggris (2012)
Nilai transfer: 25 juta juta poundsterling atau 32 juta euro
4. Mario Barwuah Balotelli, 22 tahun
Kebangsaan: Italia
Transfer dari Inter Milan, Italia ke Manchester City, Inggris (2010)
Nilai transfer: 24 juta pounsterling atau 31 juta euro
5. Jack Rodwell, 21 tahun
Kebangsaan: Inggris
Transfer dari Everton, Inggris ke Manchester City, Inggris (2012)
Nilai transfer: 15 juta pounsterling atau 19 juta euro
6. Fabio Borini, 21 tahun
Kebangsaan: Italia
Transfer dari AS Roma, Italia ke Liverpol, Inggris (2012)
Nilai transfer: 11 juta pounsterling atau 14 juta euro
7. Xherdan Shaqiri, 21 tahun
Kebangsaan Swiss
Transfer dari FC Basel, Swiss ke Bayern Muenchen, Jerman (2012)
Nilai transfer: 13 juta euro
8. Erik Lamela, 22 tahun
Kebangsaan, Argentina
Transfer dari River Plate, Argentina ke AS Roma, Italia (2011)
Nilai transfer: 12 juta euro
9. Alex Oxlade-Chamberlain, 19 tahun
Kebangsaan, Inggris
Transfer dari Southampton, Inggris ke Arsenal, Inggris (2011)
Nilai transfer: 12 juta euro
10. Douglas Costa, 22 tahun
Kebangsaan Brasil
Transfer dari Gremio, Brasil ke Shakhtar Donetsk, Ukraina (2010)
Nilai transfer: 12 juta euro
Sumber : http://id.olahraga.yahoo.com
Label:
TOP 10 Sport 2012
Lokasi: indonesia
Bekasi, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)


























