Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI INFORMASI / KOMPUTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI INFORMASI / KOMPUTER. Tampilkan semua postingan

Jenis Komputer Berdasarkan Bentuk dan Ukuran Fisik


Perlu diketahui bahwa komputer tidak dibedakan kemampuannya berdasarkan ukuran fisiknya. Bukan berarti komputer yang kecil bentuknya berarti kecil pula kemampuannya.

a. Tower (menara) adalah yang biasanya diletakkan disamping atau dibawah meja, karena ukurannya yang relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini biasanya banyak memiliki ruang didalamnya dan banyak memiliki expansion slot (tempat untuk memasang card tambahan), sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.
b.  Desktop (meja) adalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari dari Tower, tetapi biasanya diletakkan diatas meja. Komputer ini paling banyak dipakai karena harganya yang lebih murah bila dibandingkan dengan bentuk yang lain. Komputer yang kita pakai sekarang ini adalah jenis desktop.
c.   Portable (mudah dibawah-bawah) adalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari Desktop, karena bagian-bagiannya dapat dirangkai menjadi satu kotak saja, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Komputer ini ditujukan bagi pemakai yang sering bertugas dilapangan, misalnya insinyur yang bertugas menyelesaikan suatu rumah atau peneliti yang mengumpulkan data dilokasi yang jauh dari kantornya. Komputer ini kurang popular karena relatif besar dan berat.
d.   Notebook (buku catatan) adalah computer yang ukurannya sebesar buku catatan (yang banyak dipakai pelajar dan mahasiswa Amerika) saja. Notebook mempunyai ukuran yang sama dengan kerta kuarto, yaitu 8 ½ x 11 inci, tebalnya berkisar 1 hinggan 1 ½ inci dan beratnya antara 4 sampai 6 kg.
e.   Subnotebook adalah komputer yang ukuran ada diantara komputer notebook dan palmtop. Ukuran komputer ini sedikit lebih kecil dari notebook karena ada sebagian perangkat yang tidak dipasang, biasanya disk drive.

 f.   Palmtop adalah komputer yang dapat digenggam, karena ukurannya yang sangat kecil, kira-kira sedikit lebih kecil dibandingkan kaset video Beta. Komputer ini sering disebut handheld computer. Komputer ini tidak memerlukan aliran listrik, melainkan baterai kecil biasa (ukuran AA). Kelemahan dari komputer ini adalah layarnya yang terlalu kecil dan keyboardnya sedikit lebih kecil dari ukuran standar, sehingga menyulitkan pamakai.



Jenis Komputer Berdasarkan Prosesor


Berdasarkan prosesornya, komputer digolongkan ke dalam tiga bagian, yaitu mainframe, minicomputer dan Personal Computer (PC). Penggolongan ini dalam beberapa tahun mendatang akan semakin kabur dan mungkin akan hilang, karena komputer mainframe dan mini mengalami perkembangan yang lambat, sementara komputer PC berkembang terus dengan pesatnya.
a.   Mainframe adalah komputer yang prosesornya mempunyai kemampuan sangat besar, karena ditujukan untuk banyak pemakai. Mainframe menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user), kemudian berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu kembali kepemakai yang pertama. Perpindahan ini tidak dirasakan oleh pemakai, seolah-olah tidak ada apa-apa. Mainframe disediakan untuk banyak pemakai (multi user) dan setiap pemakai dapat menggunakan program yang berbeda pada saat yang sama (multitasking). Komputer mainframe mempunyai CPU yang berada pada satu mesin sendiri, mempunyai perangkat penyimpanan, komunikasi di satu mesin sendiri dan dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Komputer jenis ini biasanya digunakan pada perusahaan yang berskala besar, seperti kantor pusat penerbangan nasional. Komputer mainframe saat sekarang kalah saing dengan komputer PC dengan teknologi internet. 
b.  Minicomputer sebenarnya adalah bentuk mini dari komputer mainframe. Kalau mainframe dapat memiliki ribuan terminal, komputer mini lebih terbatas hanya sampai puluhan dan mungkin hanya ratusan. Komputer mini ditujukan untuk perusahaan yang tidak begitu besar tetapi juga tidak begitu kecil. Komputer mini cocok untuk perguruan tinggi yang hanya memiliki satu atau dua fakultas, pabrik yang produknya hanya untuk memenuhi kebutuhan daerah setempat. Komputer mini ini sekarang jarang dipakai, karena lebih fleksibel menggunakan komputer PC dengan teknologi Local Area Networknya (LAN)

c.   Personal Computer (PC) atau komputer pribadi adalah komputer yang ditujukan untuk satu pemakai dengan satu pemakain program aplikasi pada suatu saat. Oleh karenanya, perangkatnya dapat diringkas ke dalam satu mesin saja. Komputer ini memiliki monitor, keyboard dan CPU. Namun didalam CPU ini sebenarnya tidak hanya terdapat prosesor saja, tetapi juga ada perangkat penyimpanan dan mungkin saja dipasangi perangkat tambahan (periferal). Komputer jenis inilah yang paling banyak digunakan, baik itu di rumah, kantor, lembaga kursus, sekolah dll. Dengan menambahkan berbagai perangkat tambahan, komputer PC dapat menandingi komputer mainframe dan mini, seperti telah dijelaskan diatas.



Software Read51

Software Read51 merupakan salah satu software editor bahasa pemrograman assembly. Dengan menggunakan software ini kita dapat merancang dan membuat pemrograman assembly, C, dll. Pada percobaan yang dilakukan dalam kuliah ini, kita menggunakan Read51 untuk merancang program menggunakan bahasa assembly dimana file program disimpan dalam ekstensi .ASM. Adapun software read51 seperti ditampilkan pada gambar berikut :

Read51 terdiri dari 3 komponen utama yaitu : Jendela Editor (sisi kiri, sebagai tempat dimana kita membuat dan merancang bahasa pemrograman assembly), Jendela Output (terdapat output berupa tampilan LED, berada di sisi kanan) serta jendela build (di sisi bawah, sebagai coment yang menunjukan proses dari software).

1.Memulai membuat file baru
Untuk memulai membuat program ikuti langkah berikut :
Klik menu “File”; pilih “New File” seperti pada gambar :

setelah dipilih maka akan muncul gambar berikut :

Kemudian pilih “Assembly File”, lalu klik tombol “OK”:
Maka akan muncul jendela text editor di sisi kiri, setelah itu kita tinggal menuliskan bahasa pemrograman assembly sesuai rancangan kita.

2.Menyimpan program
Setelah kita membuat halaman editor, langkah selanjutnya adalah menyimpan program kita terlebih dahulu sebelum membuat pemrograman. Kenapa kita harus menyimpan dulu baru kemudian membuat pemrograman? Tidak lain adalah untuk berjaga – jaga agar nantinya jika suatu saat terjadi kerusakan komputer atau tiba-tiba listrik padam data kita telah aman terlebih dahulu. Tips ringan bagi anda disarankan anda menyimpan program anda secara berjangka misalnya setiap 5 menit agar apa yang telah kita ketikkan tidak sia-sia nantinya ketika terjadi kerusakan komputer atau lainnya. Lalu bagaimana cara menyimpan pemrograman kita? Ikutilah langkah berikut :
Langkah pertama klik menu “File”. Pilih “Save As”; maka akan muncul gambar berikut :

ketikkan nama file yang anda kehendaki pada form “File Name”, kemudian pilih direktori dimana anda ingin menyimpan file tersebut. Setelah itu tekan tombol “Save”. Sekarang file anda telah tersimpan dan silahkan membuat program anda.

3.Mengcompile dan Mengconvert file HEX
Setelah anda membuat program yang anda inginkan langkah selanjutnya adalah mengkompile dan mengconvert file program anda ke dalam bentu file berekstensi .HEX . Untuk melakukan ini anda tidak perlu bersusah payah karena Read 51 akan menjalankan prosedure Conver HEX ketika anda mengkompile program anda.



Prosedur Compile penting untuk dilakukan karena prosedur compile merupakan prosedur untuk mengechek program yang anda buat apakah terjadi kesalahan atau tidak. Jika terjadi kesalahan silahkan anda memperbaiki kesalahan tersebut. Sedangkan jika berhasil, maka anda dapat mensimulasikan program anda. Cara mengcompile cukup dengan menekan tombol compile (bergambar palu/ IDE mode / F2) seperti digambarkan dibawah ini: 


Prosedur Convert HEX merupakan prosedur dimana mengkonversi program yang telah anda buat yang sebelumnya disimpan dalam ekstensi .ASM untuk di konversi ke dalam bentuk file berekstensi HEX. File yang berekstensi HEX inilah yang nantinya akan di upload ke sistem microkontroler yaitu di masukkan ke IC AT89S51 pada sistem minimum.

3.Running Program
Setelah anda mengcompile program anda, selanjutnya adalah menjalankan program yang anda buat yaitu dengan cara mengklik tombol bergambar tanda seru “!” seperti pada gambar berikut :


Setelah dijalankan maka dapat anda lihat hasilnya pada output program yang telah disediakan, tampak seperti pada gambar berikut.

Daftar Instruksi Bahasa Assembly MCS-51


Dalam program bahasa assembly terdapat 2 jenis yang kita tulis dalam program:
1.
 Assembly Directive (yaitu merupakan kode yang menjadi arahan bagi assembler/compiler untuk menata program)
2.
 Instruksi (yaitu kode yang harus dieksekusi oleh CPU mikrokontroler dengan melakukan operasi tertentu sesuai dengan daftar yang sudah tertanam dalam CPU)

Daftar Assembly Directive
Assembly Directive
Keterangan
EQU
Pendefinisian konstanta
DB
Pendefinisian data dengan ukuran satuan 1 byte
DW
Pendefinisian data dengan ukuran satuan 1 word
DBIT
Pendefinisian data dengan ukuran satuan 1 bit
DS
Pemesanan tempat penyimpanan data di RAM
ORG
Inisialisasi alamat mulai program
END
Penanda akhir program
CSEG
Penanda penempatan di code segment
XSEG
Penanda penempatan di external data segment
DSEG
Penanda penempatan di internal direct data segment
ISEG
Penanda penempatan di internal indirect data segment
BSEG
Penanda penempatan di bit data segment
CODE
Penanda mulai pendefinisian program
XDATA
Pendefinisian external data
DATA
Pendefinisian internal direct data
IDATA
Pendefinisian internal indirect data
BIT
Pendefinisian data bit
#INCLUDE
Mengikutsertakan file program lain

Daftar Instruksi
Instruksi
Keterangan Singkatan
ACALL
Absolute Call
ADD
Add
ADDC
Add with Carry
AJMP
Absolute Jump
ANL
AND Logic
CJNE
Compare and Jump if Not Equal
CLR
Clear

Download Program Atmel 89S51 dgn ISP



Download program ke IC mikrokontroler Atmel 89S dapat dilakukan secara ISP (In System Programming) yaitu langsung di rangkaian sistem tanpa perlu memindahkan IC ke perangkat downloader khusus. Yang diperlukan adalah kabel ISP tersambung ke kaki 6 s/d 9 beserta Vcc dan GND.
Cara download program adalah sebagai berikut.

Pastikan program sudah berhasil di-compile sehingga tercipta file .hex di folder program. Pastikan pula kabel ISP tersambung ke port paralel komputer dan ke mikrokontroler serta rangkaian mikrokontroler sudah diberikan catu.


  1. Panggil program Atmel | Microcontroller ISP Software dari start menu. 
  2. Klik Option lalu Select Devices. Pilih jenis seri IC yang ingin di-write, pilih Byte Mode (download mode byte lebih cepat), serta pastikan angka XTAL sesuai dengan XTAL yang dipakai di rangkaian. Lalu klik OK.




3. Klik icon Load Buffer lalu pilih file hex yang ingin di-write ke dalam IC.


4. Klik icon Auto Program. Software akan melakukan erase program terdahulu, write program, lalu verify hasilnya. Jika lancar maka user akan dipersilakan untuk melakukan lock (proteksi program) mulai dari Lock 0 (tanpa proteksi) sampai Lock 3 (paling secure). Setelah semua proses selesai klik menu Instructions lalu Run Target untuk menjalankan program di hardware.


Pengertian Microprosesor dan Microkontroler



Mikrokontroler adalah sebuah chip yang dapat melakukan pemrosesan data secara digital serta pengontrolan rangkaian elektronik sesuai dengan perintah bahasa assembly yang diberikan pada IC tersebut. Perbedaan antara mikroprosesor dan mikrokontroler yaitu mikroprosesor merup CPU tanpa memori dan I/O pendukung sebuah komputer, sedangkan mikrokontroler terdiri dari CPU, memori, I/O dan unit pendukung lain spt ADC yang terintregrasi didalamnya. Penggunaan mikrokontroler menjadi tren pada desain teknologi elektronika, karena chip ini dapat mereduksi sistem digital diskrit dengan perangkat lunak yang diprogram dan disisipkan dalam chip tersebut. Mikroprosesor dikembangkan kearah perangkat berbasis komputer sedangkan mikrokontroler lebih banyak ke sistem instrumentasi elektronik.

Bahasa Assembly



Bahasa Assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah. Dalam pemrograman komputer dikenal dua jenis tingkatan bahasa, jenis yang pertama adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) dan jenis yang kedua adalah bahasa pemrograman tingkat rendah (low level language).

Bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih berorientasi kepada manusia yaitu bagaimana agar pernyataan-pernyataan yang ada dalam program mudah ditulis dan dimengerti oleh manusia. Sedangkan bahasa tingkat rendah lebih berorientasi ke mesin, yaitu bagaimana agar komputer dapat langsung mengintepretasikan pernyataan-pernyataan program.

Kelebihan Bahasa Assembly:

  1. Ketika di-compile lebih kecil ukuran
  2. Lebih efisien/hemat memori 
  3. Lebih cepat dieksekusi


Kesulitan Bahasa Assembly:

  1. Dalam melakukan suatu pekerjaan, baris program relatif lebih panjang dibanding bahasa tingkat tinggi
  2. Relatif lebih sulit untuk dipahami terutama jika jumlah baris sudah terlalu banyak
  3. Lebih sulit dalam melakukan pekerjaan rumit, misalnya operasi matematis


Dalam program bahasa assembly terdapat 2 jenis yang kita tulis dalam program yaitu:

  1. Assembly Directive (yaitu merupakan kode yang menjadi arahan bagi assembler/compiler untuk menata program)
  2. Instruksi (yaitu kode yang harus dieksekusi oleh CPU mikrokontroler)


Gerbang Logika Dasar


Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner.
Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah Tinggi atau Rendah. Tegangan
tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0.

Gerbang AND
Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua mempunyai logika 1, jika tidak akan dihasilkan logika 0.
Masukan
A         B
Keluaran
Y
0
0
0
0
1
0
1
0
0
1
1
1
        Gerbang NAND (Not AND)
Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan logika 1,sebaliknya jika ada logika 0 pada sembarang masukan pada gerbang NAND, maka nilai keluaran 1.
Masukan
A         B
Keluaran
Y
0
0
1
0
1
1
1
0
1
1
1
0
            Gerbang OR
Gerbang OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari masukannya pada keadaan 1, jika keluaran bernilai 0, maka semua masukan harus keadaan 0.
 
Masukan
A         B
Keluaran
Y
0
0
0
0
1
1
1
0
1
1
1
1
      Gerbang NOR
Gerbang NOR akan memberikan keluaran 0 jika salah satu dari masukannya pada keadaanya 1, jika diinginkan keluaran bernilai 1, maka semua masukannya dalam keadaan 0.
Masukan
A         B
Keluaran
Y
0
0
1
0
1
0
1
0
0
1
1
0
          Gerbang XOR
Gerbang XOR (dari kata Exclusive OR) akan memberikan keluaran 1 jika masukan-masukannya mempunyai keadaan yang berbeda.
Masukan
A         B
Keluaran
Y
0
0
0
0
1
1
1
0
1
1
1
0
     Gerbang Logika NOT
Gerbang NOT adalah gerbang yang mempunyai sebuah input dan sebuah output. Gerbang NOT berfungsi sebagai pembalik (inverter), sehingga outpunya dari gerbang ini kebalikan dari inputnya.
Masukan
A
Keluaran
F
0
1
1
0