Sebab-Sebab akun Google Adsense Anda Dibenned


Irvanzzzzsss- Google Adsense memang penuh misteri. Bagaimana tidak, ada yang berulang kali mendaftarkan situsnya tapi tidak kunjung diterima. Ada yang baru sekali mendaftar langsung disetujui. Sementara itu ada yang baru sekali dua kali melanggar TOS (Term of Service) langsung dibanned. Tapi lucunya, ada member yang beberapa kali menerima peringatan dari Google tapi akun Adsense-nya aman-aman saja. Biasanya mereka ini adalah member lama yang sudah senior dan dianggap loyal oleh Google. Member lama juga mempunyai “hak khusus” dimana jika melanggar ketentuan, hanya situsnya yang dibanned dan bukan akun Adsensenya.

Bicara masalah TOS, banyak pemula Adsense yang tidak memahaminya. Sehingga ketika kena banned merekapun kebingungan. Perlu Anda ketahui bahwa TOS Google Adsense kadang berubah-ubah. Apalagi Google sekarang telah menerapkan sistem baru dimana mereka akan me-review konten sebuah situs yang mengajukan aplikasi Adsense. Sebagai informasi, berikut ini kriteria akun situs atau blog yang ditolak atau dibanned oleh Google Adsense.
  1. Mengklik iklan sendiri atau menyuruh orang mengklik iklan Anda. Google akan menandai klik iklan yang mencurigakan. Mereka menandai IP asal mula klik pada sebuah situs dan seberapa sering iklan diklik dari IP yang sama dalam 24 jam. Semakin banyak klik yang tidak valid akan mengancam akun Adsense Anda.
  2. Memuat konten dewasa secara eksplisit atau menghubungkan situs Anda ke situs dewasa. Yang dimaksud konten dewasa atau pornografi adalah berupa tulisan, gambar dan atau video (termasuk yang diunggah di Youtube).
  3. Memuat konten yang melanggar hak cipta (gambar, tulisan, video, artikel) dimana Anda tidak punya lisensi alias hak pakai.
  4. Mencantumkan link download dari file sharing. Ketentuan ini tetap berlaku meski Anda adalah pemilik sah dari file tersebut. Google akan menganggap Anda memfasilitasi piracy atau pembajakan.
  5. Konten tidak bermanfaat, hanya berputar-putar alias tidak jelas isinya. Beberapa sumber menyatakan Google akan membanned jika isi konten kurang dari 300 karakter, namun Google tidak terlalu ketat dengan kebijakan ini.
  6. Situs hanya dibuat untuk mengejar earning Google Adsense alias MFA (Made for Adsense). Situs MFA biasanya mudah dikenali dari themes, cara penulisan, posisi iklan dsb. Satu hal yang perlu diingat adalah pengunjung datang ke sebuah situs bukan untuk melihat iklan tapi mencari informasi yang berguna.
  7. Menggunakan auto-blog atau auto-content. Bagi Anda yang belum tahu, autoblog ini adalah semacam plugin untuk mengupdate posting tanpa harus menulis sendiri. Cara ini biasanya dilakukan oleh mereka yang tidak punya waktu menulis, tidak ada ide atau bahkan malas. Setelah men-setting plugin, Anda cukup berlangganan di blog atau situs yang diminati. Dengan ini situs Anda memang terkesan terawat, namun juga memberi alasan bagi Google untuk membanned akun Adsense Anda.
  8. Konten hasil copy paste. Google Adsense anti dengan aksi menjiplak atau plagiat. Jika kebetulan Anda menemukan konten yang bagus, maka editlah dulu dan cantumkan sumber kutipan. Situs lebih terlihat profesional dan akun Adsense Andapun aman.
  9. Memodifikasi kode iklan Google Adsense dengan alasan atau cara apapun. Termasuk dalam kategori ini adalah meletakkan iklan Adsense berdekatan dengan gambar untuk menarik klik pengunjung.
  10. Membuat trafik palsu untuk menghasilkan pageview yang tinggi. Pelanggaran yang termasuk dalam kategori ini adalah melibatkan situs dalam program pertukaran trafik, menggunakan teknik doorway atau cloaking dan terlibat dalam link farm atau link exchange direktori.
  11. Mempublikasikan penghasilan dari Google Adsense. Sementara pendapat ini masih simpang siur, Anda direkomendasikan untuk menjaga privasi dengan tidak memperlihatkan e-mail akun, ID Google Adsense dan peghasilan. 

Itulah kesimpulan tentang Sebab-Sebab akun Google Adsense Anda Dibenned yang saya pelajari . Mungkin masih ada penyebab lainnya ya, atau ada sobat yang mau menambahkan..?. Semoga bermanfaat..
Posting Komentar